Sabtu, 13 April 2013

pagi janggal

Janggal sang waktu bergulir.. teman malam tentulah siang. Pada permulaan malam manusia mendewa bintang, mengibu bulan...lewati segenap malam panjang yang tentu akan berakhir pada binar mentari, sepanjang apapun jeritan malam Pagi janggal membelah kabut diantara titisan dewi embun, merekah mengibas angin pada pokok pohon yang mendayu, mengibas daun. Usap kasih dalam sentuhan hangat, menguntai mutiara lisan tak terdengar. Pada pernikahan malam dan siang diantara cakrawala kelam akan bertamu pada se rambi kutub utara....melekuk pelangi sebagai batas ambang jingga sang senja.. Pada pagi janggal akan berakhir, ketika ayam mulai berkokok mendesau kan berita tentang malam terlewati... Subuh buka tabir tentang ia punya cerita, tentu mengupas hari-hari,segenap kening mengerinyit dan mata mula sipit... Pada pagi janggal semua berawal.....