Jumat, 28 Desember 2012
tak tersisa
tak Terbendung Wajah-Wajah Baru
Pesona Dengan Magnet Berdaya Tarik Kuat
Aku Menolehnya...Menyentuhnya...Merasakan Getarnya
Sisi Kiri hati Bertanya..dan Meminta diberikan Satu Nama
Dan Mataku Mulai Terbuka..Mencari dan Mencerna
Tak Kutemukan Satu kata Nyata
Semu dan fana
Tanpa Sungkan..Meski Sedikit Segan
Aku Kembali..Membalikkan Badan dan Memutar Kepala
Menyembullah Sosok-sosok Tanpa Cela, Tanpa Pinta, Tanpa Paksa
Masih Menungguku..Masih Mengenaliku
Aku Terkelu..Aku Tersedu..Dalam Hening Terpaku Aku Meresapi Rindu
Angkat Wajahmu..Kesetiaan Itu Berucap
Ayunkan Langkahmu..Kesetiaan Itu Mulai Berteriak
Dan akui hatimu...Lelah..dan Hingga hanya aku Yg Tersisa ( Kesetiaan )
Senin, 03 Desember 2012
satu poto satu kisah >>>>>
Photo hanya sebuah gambar...yang nantinya akan usang
beberapa diantara gambar itu pernah begitu mengguncang, tertinggal diingatan..
namun dibalik gambar itu, terselip lembaran kisah tak tertuang...
hanya bisa dibaca mata-mata jeli nan peka
aku menatapnya dengan dalam........kelabat-kelabat itupun terpapar nyata
bagi mereka yang melihat dengan mata telanjang, photo2 itu akan terlupakan...
namun bagi aku dan mereka yang mencurahkan separuh hidup untuk selembar photo...
gambar itu menyimpan makna tak tertera...
bagi kami...itu tidak hanya selembar gambar....namun selembar kisah
yang terkadang begitu dramatis...
ada banyak cerita saat pengambilan sebuah gambar, ...hanya aku dan mereka yang tahu..
ada adrenalin yang naik melesat tinggi, saat mengabadikan moment2 sakral, yg mungkin hanya terjadi sekali di dunia ini
dan bagiku....selalu saja selembar photo itu......adalah selembar kisah.........
Selasa, 20 November 2012
yang tersisa
Tak Terbendung Wajah-Wajah Baru
Pesona Dengan Magnet Berdaya Tarik Kuat
Aku Menolehnya...Menyentuhnya...Merasakan Getarnya
Sisi Kiri hati Bertanya..dan Meminta diberikan Satu Nama
Dan Mataku Mulai Terbuka..Mencari dan Mencerna
Tak Kutemukan Satu kata Nyata
Semu dan fana
Tanpa Sungkan..Meski Sedikit Segan
Aku Kembali..Membalikkan Badan dan Memutar Kepala
Menyembullah Sosok-sosok Tanpa Cela, Tanpa Pinta, Tanpa Paksa
Masih Menungguku..Masih Mengenaliku
Aku Terkelu..Aku Tersedu..Dalam Hening Terpaku Aku Meresapi Rindu
Angkat Wajahmu..Kesetiaan Itu Berucap
Ayunkan Langkahmu..Kesetiaan Itu Mulai Berteriak
Dan akui hatimu...Lelah..dan Hingga hanya aku Yg Tersisa ( Kesetiaan )
Masih berjalan..terus berjalan...tanpa sedikitpun melepas beban disudut kiri hatiku
lembar-lembar catatan mulai usang..
namun tentangnya,,....tak jua tergores selembarpun
aku dibalut ragu..
Hujan kadang berselimut badai..
Terik kadang berbaur gerimis
beberapa diantara sajak-sajak itu kubaca berulang-ulang tanpa jenuh..
lalu yang lain tak pernah kusentuh..
masih Berjalan.............. ada terang di ujung sana
berkilau cahaya kuasa tak Terjamah
Kisi nurani takkan pernah memungkiri..itulah tujuanku...akhir dari langkah ini nantinya..
wajah-wajah polos itu digenggamanku...dilangkahku..dibahuku
banyak diantara hati itu takkan pernah memahami meski mencobanya dg keras..
hanya akan dibantu ketulusan...
sesungguhnya...aq tak percaya sodoran-sodoran hati itu..
senyum ada dibalik manipulasi semua rasa..
Tidak perlu mengerti...tidak perlu terjemahan hati..
hanya jiwa-jiwa dalam dan mengenalku bisa membaca coretan-coretan gersang dari jari-jari letih
kekuatanku kadang terampas...hanya jika semangat masih menyelip diantaranya..
esok akan ada untukku...
Senin, 19 November 2012
kisah tentang mu .>>
Seorang Wanita Muda Yg 4 tahun Menjanda Bercerita Padaku..
malam Itu, aku Menginap Di Rumahnya...
------------------------------------------------------------>>
itu Foto2 Pernikahanku...Tidak satupun dari wajah-wajah mereka yang hadir dipestaku tersaput mendung..
Penuh Senyum dan Rona Bahagia
Seakan Ada harap Di Binar Mata Mereka,..Untukku jaga Bahagia Itu Selamanya.
Tahun Berlalu
Sekarang Setiap Malam aku tatapi Wajah-wajah Polos Yang Tertidur Lelap Tanpa Beban stelah lelah Seharian Bermain
Tentu saja Mereka Tidak mengerti Tentang Luka Membeku Wanita Yg Tidur Ditengah2 Mereka Ini
Hanya kami Beberapa Tahun Belakangan Ini..aku Lupa Tepatnya Berapa..
tanpa Laki-laki yg Dulu Disebut Suamiku...Dia Tlah Lama Pergi dan Punya Kehidupan sendiri, akupun Tak Bgtu Mngingatnya Lagi..
Dua Hari Dalam seminggu Mereka Bertukar Kabar Dengan Bapaknya
Setiap hari Mereka Bertanya Padaku, Kapan Kepincangan Ini akan Berakhir??
aq menjawab...Entahlah..
Antara Tidak Yakin dan Gamang Tentang Masa Depan Dengan seorang laki-laki Baru Utk Hidup Bersama Kami
Kadang aku mengasihani Diriku Sendiri, Kadang Aju Menertawakan Kebodohanku, Tak Jarang Aku menangisi Kesialanku
Namun Tak Tergetar Hatiku Untuk Mahligai cinta Baru..
Ah Ini Hidup, Ini Pilihan..Lalu Knapa???
Untuk aku Dan 3 Orang anakku saja Tempat Tidur Ini Sudah penuh Sesak..bagaimana jika harus ditambah satu org lagi??
tentu kamar ini akan sangat sempit, Itu Pasti...!!
Hidupku Memang Tak Mudah, Bahkan jauh Dari Mewah..Namun aku Masih Punya Gairah
Esok saat matahari Menyala..aku akan melangkah Lagi
dan Melupakan semua Cerita Kita Malam Ini...Ya Sudahlah..aku Mau Tidur
--------------------------------------------------------------------------------------------
Dan subuh merenggut sadarnya dalam balur mimpi
ah..entah dia masih punya mimpi atau tidak
aq masih menatapnya..ada gurat tipis lelah disudut matanya
Heyy ...4 Tahun Itu waktu yang lama nona !!!
Trauma Apa Yg kau alami Hingga Hari Ini Kau Masih Sendiri???
Tentu Saja Teriakan Itu Hanya ku Jeritkan dalam Hati
Selasa, 28 Agustus 2012
Untukmu "WANITA"
untukmu "Wanita"
Matahari…
Itulah simbol yang kuberikan untukmu, wanita.
Keberadaanmu sangat terasa dan membawa kehangatan di hati.
Membawa keceriaan dan perlindungan.
**
Mungkin kamu pernah mengalami situasi sulit.
Atau mungkin kamu pernah mengalami kekecewaan.
Mungkin juga sebuah keadaan memaksamu membuang impianmu.
Tapi kamu tetap tegar dan memberikan senyum terbaikmu untuk semua orang.
**
Kamulah matahari…
Saat lemah kamu kuat, dan saat kuat kamu membakar luka.
Kamulah wanita…
Yang tertawa dan menangis dikala bahagia dan duka.
**
Bertahan melewati hidup yang sukar,
Berbahagia dan bangga saat berhasil melewati kesusahan.
Kamu, wanita hebat…
Kamu mahluk Tuhan yang sempurna di Bumi ini.
**
Kamulah wanita yang seperti matahari.
Selalu setia untuk menerangi.
Menebar sinar memberi cahaya kehidupan.
Berjalan dan berputar setia tak pernah ingkar.
**
Kamulah wanita… perkasa.
Wanita perkasa pemberi cahaya.
Harapan dan asa di tengah kejamnya zaman.
Menjadi nyata dengan kehangatan cahayamu.
Kamis, 09 Agustus 2012
terserah apa rindumu
Rangkaiannya sederhana, setelah kau coba derai jiwa dengan lintas-lintas asa. Sungguh sederhana bukan mencoba menguranginya sebait, hanya mengundangmu membakar arah yg terukir manis di tengah kisah.
Sudah ku katakan meski hanya kata pesan, bahkan setelahnya tak terbalas bisu itu. Aku sedang menunggumu menjemputnya, menjemput waktu dalam rangkaian imajiku yg mulai berkarat.
Ahh..disinilah tempatnya tempat kita mengukir, tempat kita mengukir kisah di kabut subuh. Setelah itu kita mencoba menerka-nerka di akhir Desember dengan sajak-sajak kesepian.
Ini terasa sepi sekali, dan kenapa kau terlalu menyederhanakan kata? AKU RINDU itu pesanku. Masihkah kau menunggu ukiran selanjutnya? menebak siapa yg kalah dan siapa yg salah, yang salah waktu saat terlihat RINDU berwarna biru.
TERSERAH APA RINDUMU..
Rabu, 08 Agustus 2012
rumput liar ....
kau seperti ilalang,
Dimana pun kau berada,tak perlu air melimpah dan tak perlu dipupuk,
sepanjang waktu kau akan tumbuh dan bertahan hidup.
Kalau saja dia tahu kalau kau tidak setangguh yang dia kira
Kalau saja dia bisa mengerti kalau kau tidaklah selalu setabah yang dia harapkan.
karena kau sedang lelah
karena kau hanya butuh usapan di bahumu
karena kau hanya manusia biasa
yang tidak tumbuh begitu saja seperti halnya
ilalang...
ilalang tumbuh dimana saja,di tempat buruk sekalipun
Semakin diinjak ia akan semakin kuat
Ilalang tidak pernah mengeluh,ia kuat diterpa angin maupun hujan sekalipun
Ilalang tidak akan hilang dimakan jaman
Walau hari berganti Minggu berlalu Bulan menghilang dan Tahun berselang
Ia akan selalu ada disetiap rerumputan.
seperti ilalang
hanya merindu dan memandang purnama diatasnya yang tak mungkin direngkuh
begitu pula dirimu hanya bisa bersyair dan berbisik tentang angan dan mimpi
yang makin mengawang
SESAK TERHITUNG
Menatap lengang jalanan yang tak berdengung
Membentang panjang begitu jauh tanpa lengkung
Perlahan menyeret langkah dengan wajah murung
Setengah fikir pun terhanyut maya, terus termenung
Telah biasa tak berteman di remang tak berujung
Hanya dengan rajutan mega hitam aku berpayung
Mata tak mampu merekam mentari diantara mendung
Bahagia tak lebih dari puing yang tak bisa di pulung
Hampir kalah oleh sakit yang buat raga mematung
Berhenti pada kegagalan menopang pijakan terhuyung
Lalu, di sela kepayahan, Kau hadir kuatkan relung
Menjadikan gurat di pipi kembali berhias lesung
Lama sudah dalam kesepian dunia aku terpasung
Terasing dari gelak tawa, pedih yang terus meraung
Lirih dawai-Mu membisik damai di tiap denyut jantung
Akhirnya pada pusaran kematian, seluruh duka ku larung
Mulai ku pahami indah liku jalan-Mu tuk buat ku lebih ulung
Menjejaki kehidupan dengan lajur keteguhan tiada terbendung
Jika satu cinta dari sesama hamba di ambil dan kisahnya di gulung
Jadi pengingat, rasa hati pada makhluk harusnya tak menggunung
Pelan mengiring diri ini kembali pada kasih yang Maha Agung
Percaya lagi bahwa wujud Cinta-Mu lah berlebih tak terhitung
Selasa, 29 Mei 2012
think of you ....
lama aku tak menulis..
menuai rasa menjadi kata, kalimat dan bait.
(mungkin saja puisi atau sajak, atau apalah).
jariku malu, bahasaku kaku, bibirku bergetar, tentu saja hati "berang"..!!!
aku tau kau sepi dalam tatanan halaman duka yang masih berkecimpung.
kau sepi, kau tak sendiri.
Senin, 09 April 2012
apa kabarmu >>> ???
Siang itu aku memasuki ruang hampa…yang kau tinggalkan,
kujumpai seulas senyummu di sudut ruang,
dan tatap sendumu di balik pintu,
Aku hanya bisa menghela napas …
ini adalah ketulusan yang tumbuh bersama deretan hari bersama masa ...
apa kabarmu ?
saat mentari memulai masa nya apakah kau telah terbangun?
untuk sgera menyucikan dirimu menghadap kepada Nya.
apa kabarmu disana ?
adakah yang menyiapkan sepinring santapan pagi untuk bekalmu mengarungi hari?
Apa kabarmu disana?
masihkah kau berdiri di tepian hari menungguku dengan pelukak hangatmu.
Apa kabarmu disana ?
masihkah kerasnya dunia mengiris lembut hatimu?
membuka kasih yang selalu terpancar dari tingkahmu. pada mereka yang terkurung nasib.
Adakah kali ini kau siap menghadapi meeka yang kau tentang selama ini?
atau kau tak lagi menjadi oposisi dari mereka.
Aku tau kau gusar dan malu,
kala kusanggah ucapan-ucapanmu itu….
Kau tau aku merindukanmu,
seperti tanah gersang merindukan rintik hujan,
seperti hujan merindukan sinar mentari…
ketika musim berganti, mentari tak setia menemani, dan rintik hujan selalu datang
tiba tiba mengguruh bumi.
kau selalu kalah oleh cuaca.
pada saat kemarau kumerinduimu…diantara derai hujanpun aku tetap merindukanmu…
pada pagiku tanpamu….pada siang tanpa genggam eratmu….
pada malam tanpa celoteh dan tatap dalammu….
mengapa tak memebri kabar padaku yang masih sendiri menunggumu?
mengapa tak kau titipkan rindu pada embun yang jatuh cinta pada matahari?
masihkah kau ceritakan pada mereka tentang kita?
masihkah labirin hatimu menyematkan kisah kemarin?
apa kabarmu disana?
kujumpai seulas senyummu di sudut ruang,
dan tatap sendumu di balik pintu,
Aku hanya bisa menghela napas …
ini adalah ketulusan yang tumbuh bersama deretan hari bersama masa ...
apa kabarmu ?
saat mentari memulai masa nya apakah kau telah terbangun?
untuk sgera menyucikan dirimu menghadap kepada Nya.
apa kabarmu disana ?
adakah yang menyiapkan sepinring santapan pagi untuk bekalmu mengarungi hari?
Apa kabarmu disana?
masihkah kau berdiri di tepian hari menungguku dengan pelukak hangatmu.
Apa kabarmu disana ?
masihkah kerasnya dunia mengiris lembut hatimu?
membuka kasih yang selalu terpancar dari tingkahmu. pada mereka yang terkurung nasib.
Adakah kali ini kau siap menghadapi meeka yang kau tentang selama ini?
atau kau tak lagi menjadi oposisi dari mereka.
Aku tau kau gusar dan malu,
kala kusanggah ucapan-ucapanmu itu….
Kau tau aku merindukanmu,
seperti tanah gersang merindukan rintik hujan,
seperti hujan merindukan sinar mentari…
ketika musim berganti, mentari tak setia menemani, dan rintik hujan selalu datang
tiba tiba mengguruh bumi.
kau selalu kalah oleh cuaca.
pada saat kemarau kumerinduimu…diantara derai hujanpun aku tetap merindukanmu…
pada pagiku tanpamu….pada siang tanpa genggam eratmu….
pada malam tanpa celoteh dan tatap dalammu….
mengapa tak memebri kabar padaku yang masih sendiri menunggumu?
mengapa tak kau titipkan rindu pada embun yang jatuh cinta pada matahari?
masihkah kau ceritakan pada mereka tentang kita?
masihkah labirin hatimu menyematkan kisah kemarin?
apa kabarmu disana?
Selasa, 20 Maret 2012
sosok dirimu
Tak pernah bisa selalu ku ingat kapan hari ulang tahunmu
,,, karena yang harus dan selalu bisa 'ku ingat adalah kali pertama 'ku bertemu denganmu
Tak pernah bisa 'ku ingat berapa genap usiamu sekarang
,,, karena yang 'ku ingat adalah berapa genap kenangan dan kebaikan yang telah terungkap ketika bersamamu
Tak pernah 'ku ingat kapan terakhir kita bermuram
,,, karena yang 'ku ingat adalah betapa seringnya kau tersenyum
jadilah wanita yang penuh dengan tutur kata halus dan laku sarat makna
jadilah wanita yang hidup dengan sinar kesederhanaan yang menyejukkan
jadilah wanita yang tak pernah takut dengan segala aral melintang
jadilah wanita yang memiliki segudang manfaat
Jangan biarkan dirimu menjadi objek kosong
Jangan biarkan air matamu jatuh untuk hal yang tak berguna
Jangan biarkan orang tuamu menangis karena kebodohan dan kebohongan yang kau buat
Tak perlu kau hiraukan hari esok jika itu sebagai penghalang masa depanmu, yang belum tentu jadi milikmu....
ingat lah kita masih punya masa lalu yang bisa kita dendangkan di hari kelak ...
Selamat berjuang,,,,,
Walau tak selamanya sempat teriringi dengan raga
,,, bahkan mungkin nanti tak sempat utk bertemu
Walau tak mampu tersokong dengan upayaku yang minim,,,
,,,, selamat menikmati kesempatan hidup yang masih diberi ^__^
,,, karena yang harus dan selalu bisa 'ku ingat adalah kali pertama 'ku bertemu denganmu
Tak pernah bisa 'ku ingat berapa genap usiamu sekarang
,,, karena yang 'ku ingat adalah berapa genap kenangan dan kebaikan yang telah terungkap ketika bersamamu
Tak pernah 'ku ingat kapan terakhir kita bermuram
,,, karena yang 'ku ingat adalah betapa seringnya kau tersenyum
jadilah wanita yang penuh dengan tutur kata halus dan laku sarat makna
jadilah wanita yang hidup dengan sinar kesederhanaan yang menyejukkan
jadilah wanita yang tak pernah takut dengan segala aral melintang
jadilah wanita yang memiliki segudang manfaat
Jangan biarkan dirimu menjadi objek kosong
Jangan biarkan air matamu jatuh untuk hal yang tak berguna
Jangan biarkan orang tuamu menangis karena kebodohan dan kebohongan yang kau buat
Tak perlu kau hiraukan hari esok jika itu sebagai penghalang masa depanmu, yang belum tentu jadi milikmu....
ingat lah kita masih punya masa lalu yang bisa kita dendangkan di hari kelak ...
Selamat berjuang,,,,,
Walau tak selamanya sempat teriringi dengan raga
,,, bahkan mungkin nanti tak sempat utk bertemu
Walau tak mampu tersokong dengan upayaku yang minim,,,
,,,, selamat menikmati kesempatan hidup yang masih diberi ^__^
Langganan:
Komentar (Atom)