Senin, 31 Oktober 2011

HANYA INGIN KAU TAU ...

THOSE WHO ARE TAGGED IN THIS NOTE: PLEASE KNOW THIS, YOU CONSIDER DEAR TO MY HEART, AND I LOVE YOU VERY MUCH, I READ THIS POEM AND YOU CAME TO MIND

If I knew it would be the last time I would watch you fall asleep I would tuck you in more tightly and pray the Lord your soul to keep. If I knew it would be the last time that I see you walk out that door, I would give you a hug and a kiss and call you back for one more. If I knew it would be the last time I would hear your voice lifted up in praise I would video tape each action and word and play them back day after day. If I knew it would be the last time, I could spare an extra minute or two to stop and say “I love you” instead of assuming you would know I do. If I knew it would be the last time I would be there to share your day, well I’m sure you’ll have so many more, so I can let just this one slip away. For surly there is always tomorrow to make up for an oversight, and we will always get a second chance to make everything right. There will always be another day to say our “I love you’s” and certainly there is another chance to say our “Anything I can do’s?” But just in case I might be wrong and today is all I get, I would like to say how much I love you and I hope we never forget, tomorrow is never promised to anyone old or young alike, and today may be the last chance to hold your loved one tight. So if your waiting for tomorrow why not do it today? For if tomorrow never comes you’ll surly regret the day, that you didn’t take that extra time for a smile a hug or a kiss and you were too busy to grant someone what turned out to be their one last wish. So hold your loved ones close today and whisper in their ear tell them how much you love them and that you’ll always hold them dear. Take time to say “I’m sorry, please forgive me” “Thank you” or “It’s ok” and if tomorrow never comes you’ll have no regrets about today....
BUT ALL THAT HAS HAPPENED .....

subuah karya ..

Berjalan bersama waktu
Merobohkan angkuh dalam diri
Memandang luas panorama
Terbentang membentuk peradapan
Dalam luas karya-Nya

Sisi gelap dalam diri
Hilang dengan sendirinya
Ketika ku berjalan menembus waktu
Menggali sisi keindahan
Dari setiap panorama

Berjalan dan trus berjalan
Menuju proses pembelajaran
Dari alam untuk kehidupan
Berusaha merobohkan tembok fatamorgana
Yang terbentuk karena kebodohan

Aku akan trus berjalan
Mengenali siapa aku
Menebarkan benih-benih kecintaan
Pada karya alam ...

Kamis, 27 Oktober 2011

konsep hidup...

"' Konsep " , konsep di otakku tertata dengan rapi dan benar - benar tersusun dengan sempurna di setiap almari - almari otak yang telah aku tata bertahun - tahun di setiap hari nya. Berhari - hari aku merancang semua konsep - konsep baru di jaringan otakku, berfikir setiap menitnya untuk sebuah konsep - konsep baru yang mateng dan hangat di jaringan otakku, menyetrum, memaksaku untuk berlatih lebih lagi dengan setiap konsep yang aku ciptakan. Bukan sekedar konsep usang yang aku perbaharuin dari pengalaman masa lalu, tapi konsep - konsep baru yang ku daur ulang dari pelajara - pelajaran detik,menit dan jam yang aku lalui setiap hari nya.



Bertahun - tahun aku hidup denga menikmati konsep - konsep yang ada di otakku, membawaku ke dunia imajinasi dan fantasi yang terlalu dalam membelusuk sehingga aku tak bisa membedakan mana kehidupan nyata dan mana sebuah imajinasi dan fantasi karna konsep yang aku ciptakan di otakku. MikroChip kecil yang berisi ribuan molekul molekul program jaringan bersambungan menjadi satu, melahirkan ribuan konsep yang membuatku begitu menikmati permainan otak serta logika. Ibarat game perang, memacuku untuk mempertahankan ke egoisanku, karna aku berfikir otakku, harus aku yang mengatur, bukan aku yang di doktrin oleh jaringan - jaringan otakku, yang membuatku menciptakan manusia yang hidup hanya dengan Logika tanpa ada perasaan.



Konsep - konsep yang aku cipta berawal dengan ujung labirin - labirin serta puzzel yang harus aku ciptakan. Dimana hanya aku yang dapat memahami konsep tersebut dan membuat lapisan lapisan ring 1 sampai 10 agar tidak tertembus virus yang mengancam masuk menembus labirin dan menemukan ujung jalan dan bermain dengan puzzel yang aku sebar dan menatanya sehingga virus itu dapat masuk kedalam almari - almari konsep yang ada di otakku , mengobrak - abrik semua susunan yang telah tersusun rapi bertahun tahun lalu. Aku takkan pernah membiarkan virus itu mendekat, bahkan untuk menyentuh ujung labirin yang telah aku ciptakan.



Memanipulasi sebuah fakta menjadi sebuah permainan lucu di dalam otak, bermain - main setiap harinya dengan konsep - konsep yang aku ciptakan sendiri setiap harinya dan aku menyadari telah terlalu jauh pikiran dan raga ini terkubur bersama konsep - konsep yang aku ciptakan. Beberapa bulan ini aku berusaha untuk melepaskan konsep - konsep itu dengan perlahan lahan, otakku tak dapat menahan lagi semua konsep - konsep dan imajinasi yang menghabiskan waktuku setiap harinya dengan bermain di bawah alam sadarku. Kesalahan terbesarku telah menciptakan robot dan bangunan yang harus aku hancurkan sendiri, dan itu tidaklah mudah untuk memasuki dan menembus setiap labirin - labirin dan menyusun kembali labirin yang kuat dan kokoh di dalam setiap jaringan otakku. Aku berusaha memciptakan virus untuk menjangkiti pikiranku dan menghancurkan komponen - komponen di dalam jaringan otakku. Virus itu tercipta dengan rasa, dengan warna, dan dengan kehangatan yang aku dapatkan beberapa hari ini. Virus tak selamanya merusak kebaikan, tetapi aku menciptakan virus yang akan menghancurkan semua konsep - konsep tolol yang telah tercipta.



Aku berusaha membuat keadaan hidupku lebih baik lagi di setiap harinya dengan berusaha untuk lepas dari imajinasi tolol yang sudah merenggut waktuku. Aku hidup di dunia nyata dan itu yang harus kusadarin, dimana aku harus harus berjuang untuk hidup dengan keahlian yang aku punya, bukan dengan konsep - konsep tolol yang terus menjangkiti pikiranku sehingga membuatku malas akan dunia nyata yang harus aku kejar untuk sebuah terwujudnya mimpi, dengan tindakan bukan dengan setiap harinya menyusun konsep - konsep tolol yang sudah membuatku hampir membusuk di dalam fantasi,imajinasi bayang - bayang ukiran mimpi yang hanya tergantung di ujung langit.



Sudah saatnya aku harus bangun dan melihat ke dunia nyata, hidup ini tidak hanya untuk menciptakan konsep - konsep yang tersusun rapi, tapi bertindak dengan perasaan,logika dan tetap konsep yang di atur dengan perasaan.....

Dan aku yakin bisa untuk mewujudkan semua itu, dan berhenti untuk terus bermimpi menggapai bintang. Mustahil untuk itu semua terjadi, aku harus benar - benar sadar akan semua kemampuan yang aku miliki dan terus berusaha membangun sebuah kepribadian yang mateng dengan memulai semuanya dari 0 kembali, niat tekat dan perjuangan harus maksimal....

karna saat ini aku berlomba dengan waktu yang dahulu pernah terbuang .

Senin, 24 Oktober 2011

JANJI


satu harapan hilang semoga menjadi doa,.

dan akan terkabulkan,...

semoga ini menjadi tangis terakhir entah untuk apa atau siapa...



dan janji itu semoga akan tetap dijalani,..

ini bukan yg kita ingin,.

tapi jangan menjadi hal yg tidak kita inginkan terwujud hanya karena kita tak terima,..

ingat dengan ingin dan harap kita,..

sedikitlah untuk "oh iya,..sebenarnya keinginan kita sama,..mungkin cara diantara kita yg berbeda,."..



jangan ganjal harapan kita dengan hal yg sebenarnya tidak kita ingin,..

aku masih percaya dengan apa yg telah kita sepakati,..

ini bukan soal materi,hati atau entah apa,..

ini tentang janji yang pernah kita buat dulu,..

Minggu, 23 Oktober 2011

tuhan dan malaikat( kesempurnaan )

Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya “mengapa begitu lama, tuhan ?”

Tuhan menjawab:
“sudahkah engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?”

“2 Tangan ini harus bisa di bersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik.Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa di gerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan,… dan semua yang dilakukannya cukup dengan dua tangan ini”

MALAIKAT ITU TAKJUB!

“Hanya dengan dua tangan ??.. impossible!”

Dan itu model standard?!

“Sudahlah TUHAN ,cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya”

“ohh,,Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”

“oh yaa.. dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja selama 18 jam sehari”

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan TUHAN itu.

“tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN?”

“yaa.. SAYA membuatnya lembut. Tapi engkau belum bisa membayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa”

“Dia bisa berpikir?”, Tanya malaikat.

Tuhan menjawab:
“tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi”

Malaikat itu menyentuh dagunya..

“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah dan rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya”

“itu bukan lelah atau rapuh.. itu air mata”,koreksi TUHAN.

“untuk apa?”,Tanya malaikat

TUHAN melanjutkan:
“air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,kegalauan,cinta,kesepian,penderitaan, dan kebanggaan.”

“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN !”,kata malaikat.

“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaan-MU ini akan sungguh menakjubkan!”

Ya mestii.. !

Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki.
Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.

Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dan tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.

CINTANYA TANPA SYARAT.

Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa.
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit atau kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:


DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA!!!

manisku ...


manis...

kau hitungkah berapa puluh purnama yg kita lewati???

berkasih-kasih dalam persembunyian..

dibalik lacutan rotan kita panah purnama 14.

pulung memulung kesempatan, diantara mata-mata tajam dan senyum-senyum miris...

manis...

malam ini tak ada hujan..

jika aku mati..maka matilah aku dalam senyum..

jangan takut karna ruh ku yg kerengkeng ini selalu bersamamu..

jika perempuan maka, aku bukan Naomiyang menemukan Ruth dibatas kota Moab..!!!

dan aku tak tak tinggalkan engkau seperti Naomi ditinggalkan Mahlon..



Manis..

kita akan kembali dan pulang pada jalan yg tlah kita ditentukan..

kita tak kan tersesat seperti Hansel dan gretel..

karna aku akan lebih dulu mematahkan sayap sebelum burung-burung itu terbang membawa jejak remah Roti yg kita untai...

setelah itu, tunggu sebentar saja..aku akan jemput menuju jalan pulang...



malam ini sepi,

aku rindu..

Kamis, 20 Oktober 2011

JIWA LIAR KU

Jiwa-jiwa liarku berteriak
Menembus dinding kemapanan
Ingin merobohkan sistem keangkuhan
Aku sendiri tak sanggup menahannya

Darah petualangku kembali bergelora, mendidih
Meneriakan sebuah perjalanan panjang, yang menembus batas-batas fatamorgana
Melihat dari dekat sebuah kehidupan
Dipelosok negeri di sudut langit
Belajar arti sebuah nilai

Ternyata sistem yang ada, dinding yg tebal ini
Tak mampu menahan jiwa-jiwa liarku
Dia akan trus mengembara meneriakan sebuah perjalanan panjang

Biarkan aku jalani ini semua
Jangan pernah membelengguku
Karena aku akan siapkan sebuah pemberontakan
Dari jiwa-jiwa liarku
Dari darah-darah petualang
Yang mengalir dalam nadiku
Yang slalu menuntut untuk terbang bersama angin...

Senin, 17 Oktober 2011

hanya 1 (satu)

Bersama lantunan music, jiwaku menerawang jauh. aku menyanyi tapi aku juga merintih. Kerinduan yang akhir-akhir ini seperti memuncak tapi tak sanggup aku ungkapkan. Adalah harga diri dan luka hati yang menahanku. Menahan diriku memeluk seseorang yang sangat aku rindukan. Yang aku inginkan sebenarnya hanya sebuah pelukan. Pelukan yang menghilang bersama tiupan angin. Kehilangan sudah menjadi kawan akrabku. Memiliki, bagiku selalu menjadi sebuah anugerah. Anugerah yang akan selalu mengingatkanku bahwa anugerah hanyalah pemberian. Pemberian yang tidak akan menjadi milikku bersama kekekalan.

Tapi sungguh. Kali ini adalah akumulasi kerinduan. Kiranya sudah 7 tahun aku memendam kerinduan ini. Kerinduan akan sebuah pelukan. aku tak butuh banyak kata, aku tak butuh banyak uang, aku tak butuh banyak perbuatan. Hanya sebuah pelukan erat yang ingin aku dapatkan, yang ingin aku berikan. Sungguh. Jika separuh dari setiap untaian DNA yang mengalir ditubuhku benar berasal dari seorang yang lama pergi itu, semoga rangkaian pesan-pesan genetika di tubuhnya mampu menyampaikan kerinduan kepada seorang lain yang telah lama merindukannya.

Tak ada satu pun kata-kata yang dapat aku cerna dari bait bait lagu itu. aku hanya menantikan waktu yang selalu setia mengikuti putaran bumi. seperti aku yang selalu setia menunggu pelukan erat yang pernah kau berikan dulu.Jika bibir tak mampu untuk mengucap, semoga kau bisa mengartikan setiap butir bait penatian ini.

datanglah dan Berikanlah aku sebuah pelukan. ....

Minggu, 16 Oktober 2011

sekedar menghibur hati sendiri

Aku takut melangkah
meniti jalan yang tanpa arah

bukan ku tak pandai melangkah
tapi ku takut onak duri itu melukaiku

jalan sebelumnya ditumbuh mawar yang indah
tapi dia melukaiku dengan onak yang menghujam

berikanku bunga kamboja saja
agar mampu ku cium baunya

jatuhkan ia dihadapanku
sehingga aku berani untuk mengambilnya

taman-taman indah yang akan kau bangun
menciptakan kecemburuan terhadap yang lain
mereka tidak mengerti, mengapa aku tak bisa tentram

aku hanya berharap
tak ada lagi duri yang bertebaran ditaman ini

agar aku mampu melangkah lebih yakin
bahwa kamu yang menjadi pelipurku.

rayuan pagi kemarin ...

Pagi-pagi sekali aku bangun hanya sekedar tuk menyapa mentari yang semangat menyinari pagi yang indah ini. Sesekali ku tengok jendela kamar yang berada dilantai dua rumahku yang sangat sederhana.

Aku melihat kesibukan pagi yang kini tak lagi aku miliki. Lalu lalang kendaraan bermotor, sepeda anak2 yang bersekolah dan para pejalan kaki yang membuat aku iri. Entah sampai kapan pemandangan ini hanya dapat aku lihat. Aku ingin ikut meramaikan pagi. Bersenda gurau dengan terang dan hangatnya mentari.

Aaah...aku kini hanya jadi penonton. Penonton yang tak bertepuk tangan apalagi sorak sorai. Aku rindu kembali keduniaku yang penuh kesibukan. Menikmati bagaimana kita sangat dibutuhkan.

Saat ini aku hanya mengisi kekosongan waktu dengan kesibukan yang aku buat-buat. tak kenal lagi hari apa sekarang, tanggal berapa sekarang....waktu yang bergulir aku biarkan melewatiku dan melindasku. Almanak didinding kamar tak lagi kutanya kapan ada waktuku..? sepertinya diapun acuh padaku.

sungguh hidup tak pernah kita tahu akan seperti apa. Pondasi kehidupan yang kubangun runtuh begitu saja. Bukan ku tak berusaha, tapi itulah kenyataannya. Tak selamanya kehidupan itu nyata dengan berbagai teori dan konsep. pengalaman yang aku lewati membuat aku pasrah akan kehendak-Nya.

Jumat, 14 Oktober 2011

antara logika dan aku ....

Aku menyebut diriku seorang masokis perasaan.

Lupakan tentang tata bahasa karena bagiku istilah itu telah sempurna. aku yang kini diam di hadapanmu. Aku yang menatap lama pada satu titik yang jika kutelusuri lurus mataku akan jatuh pada sebuah dunia asing yang tak kutahu. Aku yang selalu tersesat pada duniaku sendiri. Aku berada tepat di hadapanmu. Jarak kita hanya beberapa senti. Tapi aku tak pernah mengerti.

Aku terus mengingatnya, melamunkan, dan memutar-mutar di kepala. Entah untuk yang ke berapa ribu kali dan entah untuk apa. Aku curiga aku telah kecanduan masa lalu....?

Masokis perasaan, itu vonis terakhir yang kujatuhkan untuk diriku. Dan Aku tak pernah menolaknya. Aku hanya diam saat orang lain mencaciku seperti itu. Dan bukankah diam artinya setuju?

Aku yang suka sekali berenang dalam luka. Ya! Berenang...bukan tenggelam...Karena aku menikmati segala luka itu. Aku yang memelihara perasaan sakitku seperti memelihara ikan di akuarium. Terus ku beri makan hingga mereka tumbuh dan berkembang. Aku yang tidak hanya duduk di dekat sumber kesedihanmu, tapi juga saling bicara dan saling memeluk. Aku yang tak pernah berusaha keluar dari semua ini.

Aku yang menjatuhkan diriku sendiri ke jurang. Semua orang mengulurkan tangan, menurunkan tali, menyiapkan tangga. Beberapa orang menawarkan hatinya. Tapi aku tak pernah meraih itu semua. Aku lebih suka di sana. Duduk dalam kegelapan. Sendirian.

Mungkin saja kau mulai bosan dan impati. sementara Aku masih terus menikmati semua ini.
,diam dan menghampa. Aku mulai merindukan kau yang tersenyum. Kau yang ceria. Kau yang tertawa. Kau yang bebas dan menari. Kemana semua itu pergi? Sekali lagi kutatap matamu. Sembab. Pasti karena semalam kau habis-habisan memeras lagi kantung airmatamu. Wajahmu layu dan kaku. Kau seperti berada di dunia yang asing.

Tiba-tiba aku ingin sekali memmeluk tubuhmu seerat mungkin . membelai pipimu hingga merona. Dan menarikmu paksa dari keasingan yang kau pelihara. Tapi aku tak pernah bisa. Aku, yang mereka namakan Logika tak pernah bisa menyembuhkan itu . Kau yang kini di hadapanku terpisahkan oleh batas yang entah apa aku juga masih belum tau ...

antara aku ganja dan mereka ....

Salam Damai !!..
Tiba - tiba terbersit di hati saya.. sebuah wacana yang mungkin akan menjadi pendobrak jika sampai bisa jadi kenyataan.. dengan latar belakang pandangan atau vonis masyarakat umum yang selalu mengatakan bahwa pengguna Ganja ( yang menurut sebagian besar dari mereka adalah Narkotika ) sudah pasti akan bermasa depan Suram.. Nah berangkat dari latar belakang itu .. ingin rasanya Hati ini berteriak membuktikan bahwa Masa Depanku Tidak Suram !! kalau perlu aku ingin menantang manusia - manusia yang ngotot berkata demikian untuk Adu Intelegensi ( barang kali kita bisa test IQ bareng ?! ) besar harapan gw bagi para pengguna yang sudah bisa menggolongkan dirinya sendiri dalam status berkecukupan atau merasa sukses dalam Dunia yang di gelutinya ( Teori relativitas berlaku dalam hal ini )untuk berani maju kedepan dan membuat Kesaksian Nyata bahwa Ganja sama sekali tidak merusak Otak dan cara berpikir kita.. tetapi HUKUM
dan UNDANG2 nya lah yang membuat kita terpasung ( Masuk Bui ) .. Jika teman - teman setuju dengan pendapat saya.. mohon kiranya bisa mulai membuat Kesaksian atau pernyataan awal pada topic ini.. jika ada yang tidak setuju.. yah .. saya ngga Maksa kok.. Pada akhirnya niat saya hanya ingin membuktikan bahwa para pengguna Ganja juga bisa menggapai Sukses dalam dunia apapun yang digelutinya ! selama ia terus Berdoa, berusaha gigih, dan pantang menyerah ( sama saja dengan bukan pengguna kan ?? )

Kamis, 13 Oktober 2011

inilah kita 7 tahun yang lalu

tujuh tahun lalu kita pernah ditampar badai,bermandikan hujan dipuncak bukit yang katanya seram ( Gn. kasih), bekas perkampungan tua tempat pembantaian pada masa pemberontakan dulu.

tenda yang bocor mamaksa kita untuk beralih dimalam kelam. membelah gelap dengan satu senter, saling berpegangan agar tak terpisah. entah kemana kita pergi, arah itu tak tau. . .hanya berjalan...dan berjalan terus sampai letih. ditengah rimba mencekam kita berhenti pada pondok reot entah itu punya siapa dan kapan berdirinya.

kita mulai saling menghangatkan agar tak ada yang mati di antara kita dalam keadaan kedinginan dan basah kuyup...api tak bisa lagi kita nyalakan. Tak bisa tidur menjelang subuh.

ketika pagi datang, kita sadar dan melihat disamping pondok itu terhampar telaga indah..dengan pohon2 tua yang rebah pada bentang air jernihnya.

kemudian kita sadar satu tas ber isi buah Rambutan yang kita bawa, hilang sudah...entah siapa yg punya kerja...jika tercecer dijalan tak mungkin. dan kita mulai menerka-nerka tentang alam ghaib.

ah...biarkan saja..

pagi itu kita mulai memasak nasi dan menggoreng 6 keping sagu untuk mencegah kelaparan dini.

tanpa menyadari...smua makanan habis pagi itu..kita survival.!!!

dengan modal bedil dan kemampuan membuat jebakan, kita berhasil menjaring berbagai macam burung hutan, entah apa nama burung-burung itu.

tanpa perasaan aku mulai membantainya, membakar dagingnya setengah matang, tanpa bumbu apapun, dan kita mulai menyantapnya bersama..

kemudian mencari jalan pulang bersama..



ingat kah kalian tentang hal ini kawan kawan terbaikku ???



kita menang, dan masih hidup sampai saat ini.



ini lah kita 7 tahun lalu...02 maret 2004..

Kamis, 06 Oktober 2011

tentang malam


Pada malam aku bercerita...
Tentang indahnya gelap...
Semakin gelap semakin keindahan itu kurengkuh...
Merasakan nikmatnya belaianmu...
Menenangkanku pada lelap yang hampa...

Kubiarkan sunyimu menelusupi rongga jiwaku....
Kelammu terus menjilati tubuhku....
Seakan kau menyukai keringnya hatiku....
dekapanmu erat menyesakkan nafasku yang terengah-engah menikmati gelap....

Aaach.....andai saja kau tahu....
Aku telah mencintaimu....
Tapi tak mungkin selamanya aku bersamamu.....
Karena pagi telah menyongsongku tuk kembali....



Haruskah kita meninggalkan dunia yang selama ini kita geluti.

Haruskah kita meninggalkan kawan2 yang pernah ada dalam hidup kita.

Haruskah kita merubah semua hal tentang diri kita sehingga menjadi orang asing bagi diri kita sendiri.

Haruskah kita lakukan itu semua hanya sekedar tuk mempertahankan sebuah idealisme...?

teori evolusi cinta .....

Hidup sering MENJENGKELKAN

tak banyak isi kepala yg dipenuhi keinginan ini mampu terimplementasikan NYATA

tentu saja MENYAKITKAN.....sedih....hampa....



cari saja keSAKITan baru pasti kesakitan yang lama akan hilang.........

begitu seterusnya hingga kita tak mampu lagi merasakan SAKIT........

yang tersisa hanya NIKMAT.......karena SAKIT tlah berevolusi menjadi NIKMAT....

dan itu HAKIKI



kalo kita masih merasa MANUSIA yg dibekali akal, tentu tidak akan merasa puas dengan sesuatu yang sebenarnya secara akal masih mampu kita raih........dengan pendalaman yang serius anda akan menemukan sesuatu yang sangat berbeda dengan apa yang nampak dipermukaan dari rasa TIDAK PUAS.......



siapapun yg belum pernah minum kopi akan berkata bahwa kopi itu PAHIT dan TIDAK ENAK.......tapi ketika kita sudah terbiasa menikmatinya akan merasa KECANDUAN......



SELAMAT MENJADI MANUSIA yg ISTIMEWA....

Minggu, 02 Oktober 2011

penderitaan malam ini ...

Pernahkah kau merasa seluruh badanmu memusuhimu...
Seperti perut kananku yang memberontak dan bercampur aduk menjadi satu...
Aku ingin terburai...
Menumpahkan seluruh isi perutku hingga mengotori lantai....
Nafas yang semakin pekat...
Jangan pernah menyuruhku untuk tenang seolah semuanya akan lewat...
Muak...
Sesak...
Aku ingin terbelah...
Berdarah tanpa lelah...
Sepi...
Kosong...
Hitam...
Mati....

Tolong berhenti sebelum aku mengunyah jantungku sendiri...

sindrom ...

Mereka menertawakan kita

Karena kita mencoba membangun sekeping surga
Kemudian meletakkannya di dada dan mengirisnya dengan buaian cerita...

Jangan menggodaku sayang...
Kau tahu aku tak perduli ini cerita apa
Entah itu tawa tak berirama atau hanya air mata tak bermakna...

Kau lihat itu...?
Mereka menjauhi kita
Karena kita seakan menjadi buta
Berulang kali terjatuh mencari arah dan saling membasuh luka...

Kau ingat itu...?
Dulu kau tersenyum walau hanya kuberi pagi
Dan tersenyum lagi saat kutemani mengartikan mimpi
Kau selalu tersenyum walau hanya kuberi janji
Dan tersenyum lagi saat kutemani meraih tinggi

Tak apa sayangku...
Pergilah kalau memang dia bisa memberimu seluruh hari
Memberikanmu sesuatu yang aku bahkan tak berani berjanji

Biarkan aku disini sendiri...
Menjaga sekeping surga yang dulu pernah kita lewati...