"' Konsep " , konsep di otakku tertata dengan rapi dan benar - benar tersusun dengan sempurna di setiap almari - almari otak yang telah aku tata bertahun - tahun di setiap hari nya. Berhari - hari aku merancang semua konsep - konsep baru di jaringan otakku, berfikir setiap menitnya untuk sebuah konsep - konsep baru yang mateng dan hangat di jaringan otakku, menyetrum, memaksaku untuk berlatih lebih lagi dengan setiap konsep yang aku ciptakan. Bukan sekedar konsep usang yang aku perbaharuin dari pengalaman masa lalu, tapi konsep - konsep baru yang ku daur ulang dari pelajara - pelajaran detik,menit dan jam yang aku lalui setiap hari nya.
Bertahun - tahun aku hidup denga menikmati konsep - konsep yang ada di otakku, membawaku ke dunia imajinasi dan fantasi yang terlalu dalam membelusuk sehingga aku tak bisa membedakan mana kehidupan nyata dan mana sebuah imajinasi dan fantasi karna konsep yang aku ciptakan di otakku. MikroChip kecil yang berisi ribuan molekul molekul program jaringan bersambungan menjadi satu, melahirkan ribuan konsep yang membuatku begitu menikmati permainan otak serta logika. Ibarat game perang, memacuku untuk mempertahankan ke egoisanku, karna aku berfikir otakku, harus aku yang mengatur, bukan aku yang di doktrin oleh jaringan - jaringan otakku, yang membuatku menciptakan manusia yang hidup hanya dengan Logika tanpa ada perasaan.
Konsep - konsep yang aku cipta berawal dengan ujung labirin - labirin serta puzzel yang harus aku ciptakan. Dimana hanya aku yang dapat memahami konsep tersebut dan membuat lapisan lapisan ring 1 sampai 10 agar tidak tertembus virus yang mengancam masuk menembus labirin dan menemukan ujung jalan dan bermain dengan puzzel yang aku sebar dan menatanya sehingga virus itu dapat masuk kedalam almari - almari konsep yang ada di otakku , mengobrak - abrik semua susunan yang telah tersusun rapi bertahun tahun lalu. Aku takkan pernah membiarkan virus itu mendekat, bahkan untuk menyentuh ujung labirin yang telah aku ciptakan.
Memanipulasi sebuah fakta menjadi sebuah permainan lucu di dalam otak, bermain - main setiap harinya dengan konsep - konsep yang aku ciptakan sendiri setiap harinya dan aku menyadari telah terlalu jauh pikiran dan raga ini terkubur bersama konsep - konsep yang aku ciptakan. Beberapa bulan ini aku berusaha untuk melepaskan konsep - konsep itu dengan perlahan lahan, otakku tak dapat menahan lagi semua konsep - konsep dan imajinasi yang menghabiskan waktuku setiap harinya dengan bermain di bawah alam sadarku. Kesalahan terbesarku telah menciptakan robot dan bangunan yang harus aku hancurkan sendiri, dan itu tidaklah mudah untuk memasuki dan menembus setiap labirin - labirin dan menyusun kembali labirin yang kuat dan kokoh di dalam setiap jaringan otakku. Aku berusaha memciptakan virus untuk menjangkiti pikiranku dan menghancurkan komponen - komponen di dalam jaringan otakku. Virus itu tercipta dengan rasa, dengan warna, dan dengan kehangatan yang aku dapatkan beberapa hari ini. Virus tak selamanya merusak kebaikan, tetapi aku menciptakan virus yang akan menghancurkan semua konsep - konsep tolol yang telah tercipta.
Aku berusaha membuat keadaan hidupku lebih baik lagi di setiap harinya dengan berusaha untuk lepas dari imajinasi tolol yang sudah merenggut waktuku. Aku hidup di dunia nyata dan itu yang harus kusadarin, dimana aku harus harus berjuang untuk hidup dengan keahlian yang aku punya, bukan dengan konsep - konsep tolol yang terus menjangkiti pikiranku sehingga membuatku malas akan dunia nyata yang harus aku kejar untuk sebuah terwujudnya mimpi, dengan tindakan bukan dengan setiap harinya menyusun konsep - konsep tolol yang sudah membuatku hampir membusuk di dalam fantasi,imajinasi bayang - bayang ukiran mimpi yang hanya tergantung di ujung langit.
Sudah saatnya aku harus bangun dan melihat ke dunia nyata, hidup ini tidak hanya untuk menciptakan konsep - konsep yang tersusun rapi, tapi bertindak dengan perasaan,logika dan tetap konsep yang di atur dengan perasaan.....
Dan aku yakin bisa untuk mewujudkan semua itu, dan berhenti untuk terus bermimpi menggapai bintang. Mustahil untuk itu semua terjadi, aku harus benar - benar sadar akan semua kemampuan yang aku miliki dan terus berusaha membangun sebuah kepribadian yang mateng dengan memulai semuanya dari 0 kembali, niat tekat dan perjuangan harus maksimal....
karna saat ini aku berlomba dengan waktu yang dahulu pernah terbuang .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar