Minggu, 23 Oktober 2011

manisku ...


manis...

kau hitungkah berapa puluh purnama yg kita lewati???

berkasih-kasih dalam persembunyian..

dibalik lacutan rotan kita panah purnama 14.

pulung memulung kesempatan, diantara mata-mata tajam dan senyum-senyum miris...

manis...

malam ini tak ada hujan..

jika aku mati..maka matilah aku dalam senyum..

jangan takut karna ruh ku yg kerengkeng ini selalu bersamamu..

jika perempuan maka, aku bukan Naomiyang menemukan Ruth dibatas kota Moab..!!!

dan aku tak tak tinggalkan engkau seperti Naomi ditinggalkan Mahlon..



Manis..

kita akan kembali dan pulang pada jalan yg tlah kita ditentukan..

kita tak kan tersesat seperti Hansel dan gretel..

karna aku akan lebih dulu mematahkan sayap sebelum burung-burung itu terbang membawa jejak remah Roti yg kita untai...

setelah itu, tunggu sebentar saja..aku akan jemput menuju jalan pulang...



malam ini sepi,

aku rindu..

2 komentar: