Selasa, 28 Agustus 2012
Untukmu "WANITA"
untukmu "Wanita"
Matahari…
Itulah simbol yang kuberikan untukmu, wanita.
Keberadaanmu sangat terasa dan membawa kehangatan di hati.
Membawa keceriaan dan perlindungan.
**
Mungkin kamu pernah mengalami situasi sulit.
Atau mungkin kamu pernah mengalami kekecewaan.
Mungkin juga sebuah keadaan memaksamu membuang impianmu.
Tapi kamu tetap tegar dan memberikan senyum terbaikmu untuk semua orang.
**
Kamulah matahari…
Saat lemah kamu kuat, dan saat kuat kamu membakar luka.
Kamulah wanita…
Yang tertawa dan menangis dikala bahagia dan duka.
**
Bertahan melewati hidup yang sukar,
Berbahagia dan bangga saat berhasil melewati kesusahan.
Kamu, wanita hebat…
Kamu mahluk Tuhan yang sempurna di Bumi ini.
**
Kamulah wanita yang seperti matahari.
Selalu setia untuk menerangi.
Menebar sinar memberi cahaya kehidupan.
Berjalan dan berputar setia tak pernah ingkar.
**
Kamulah wanita… perkasa.
Wanita perkasa pemberi cahaya.
Harapan dan asa di tengah kejamnya zaman.
Menjadi nyata dengan kehangatan cahayamu.
Kamis, 09 Agustus 2012
terserah apa rindumu
Rangkaiannya sederhana, setelah kau coba derai jiwa dengan lintas-lintas asa. Sungguh sederhana bukan mencoba menguranginya sebait, hanya mengundangmu membakar arah yg terukir manis di tengah kisah.
Sudah ku katakan meski hanya kata pesan, bahkan setelahnya tak terbalas bisu itu. Aku sedang menunggumu menjemputnya, menjemput waktu dalam rangkaian imajiku yg mulai berkarat.
Ahh..disinilah tempatnya tempat kita mengukir, tempat kita mengukir kisah di kabut subuh. Setelah itu kita mencoba menerka-nerka di akhir Desember dengan sajak-sajak kesepian.
Ini terasa sepi sekali, dan kenapa kau terlalu menyederhanakan kata? AKU RINDU itu pesanku. Masihkah kau menunggu ukiran selanjutnya? menebak siapa yg kalah dan siapa yg salah, yang salah waktu saat terlihat RINDU berwarna biru.
TERSERAH APA RINDUMU..
Rabu, 08 Agustus 2012
rumput liar ....
kau seperti ilalang,
Dimana pun kau berada,tak perlu air melimpah dan tak perlu dipupuk,
sepanjang waktu kau akan tumbuh dan bertahan hidup.
Kalau saja dia tahu kalau kau tidak setangguh yang dia kira
Kalau saja dia bisa mengerti kalau kau tidaklah selalu setabah yang dia harapkan.
karena kau sedang lelah
karena kau hanya butuh usapan di bahumu
karena kau hanya manusia biasa
yang tidak tumbuh begitu saja seperti halnya
ilalang...
ilalang tumbuh dimana saja,di tempat buruk sekalipun
Semakin diinjak ia akan semakin kuat
Ilalang tidak pernah mengeluh,ia kuat diterpa angin maupun hujan sekalipun
Ilalang tidak akan hilang dimakan jaman
Walau hari berganti Minggu berlalu Bulan menghilang dan Tahun berselang
Ia akan selalu ada disetiap rerumputan.
seperti ilalang
hanya merindu dan memandang purnama diatasnya yang tak mungkin direngkuh
begitu pula dirimu hanya bisa bersyair dan berbisik tentang angan dan mimpi
yang makin mengawang
SESAK TERHITUNG
Menatap lengang jalanan yang tak berdengung
Membentang panjang begitu jauh tanpa lengkung
Perlahan menyeret langkah dengan wajah murung
Setengah fikir pun terhanyut maya, terus termenung
Telah biasa tak berteman di remang tak berujung
Hanya dengan rajutan mega hitam aku berpayung
Mata tak mampu merekam mentari diantara mendung
Bahagia tak lebih dari puing yang tak bisa di pulung
Hampir kalah oleh sakit yang buat raga mematung
Berhenti pada kegagalan menopang pijakan terhuyung
Lalu, di sela kepayahan, Kau hadir kuatkan relung
Menjadikan gurat di pipi kembali berhias lesung
Lama sudah dalam kesepian dunia aku terpasung
Terasing dari gelak tawa, pedih yang terus meraung
Lirih dawai-Mu membisik damai di tiap denyut jantung
Akhirnya pada pusaran kematian, seluruh duka ku larung
Mulai ku pahami indah liku jalan-Mu tuk buat ku lebih ulung
Menjejaki kehidupan dengan lajur keteguhan tiada terbendung
Jika satu cinta dari sesama hamba di ambil dan kisahnya di gulung
Jadi pengingat, rasa hati pada makhluk harusnya tak menggunung
Pelan mengiring diri ini kembali pada kasih yang Maha Agung
Percaya lagi bahwa wujud Cinta-Mu lah berlebih tak terhitung
Selasa, 29 Mei 2012
think of you ....
lama aku tak menulis..
menuai rasa menjadi kata, kalimat dan bait.
(mungkin saja puisi atau sajak, atau apalah).
jariku malu, bahasaku kaku, bibirku bergetar, tentu saja hati "berang"..!!!
aku tau kau sepi dalam tatanan halaman duka yang masih berkecimpung.
kau sepi, kau tak sendiri.
Senin, 09 April 2012
apa kabarmu >>> ???
Siang itu aku memasuki ruang hampa…yang kau tinggalkan,
kujumpai seulas senyummu di sudut ruang,
dan tatap sendumu di balik pintu,
Aku hanya bisa menghela napas …
ini adalah ketulusan yang tumbuh bersama deretan hari bersama masa ...
apa kabarmu ?
saat mentari memulai masa nya apakah kau telah terbangun?
untuk sgera menyucikan dirimu menghadap kepada Nya.
apa kabarmu disana ?
adakah yang menyiapkan sepinring santapan pagi untuk bekalmu mengarungi hari?
Apa kabarmu disana?
masihkah kau berdiri di tepian hari menungguku dengan pelukak hangatmu.
Apa kabarmu disana ?
masihkah kerasnya dunia mengiris lembut hatimu?
membuka kasih yang selalu terpancar dari tingkahmu. pada mereka yang terkurung nasib.
Adakah kali ini kau siap menghadapi meeka yang kau tentang selama ini?
atau kau tak lagi menjadi oposisi dari mereka.
Aku tau kau gusar dan malu,
kala kusanggah ucapan-ucapanmu itu….
Kau tau aku merindukanmu,
seperti tanah gersang merindukan rintik hujan,
seperti hujan merindukan sinar mentari…
ketika musim berganti, mentari tak setia menemani, dan rintik hujan selalu datang
tiba tiba mengguruh bumi.
kau selalu kalah oleh cuaca.
pada saat kemarau kumerinduimu…diantara derai hujanpun aku tetap merindukanmu…
pada pagiku tanpamu….pada siang tanpa genggam eratmu….
pada malam tanpa celoteh dan tatap dalammu….
mengapa tak memebri kabar padaku yang masih sendiri menunggumu?
mengapa tak kau titipkan rindu pada embun yang jatuh cinta pada matahari?
masihkah kau ceritakan pada mereka tentang kita?
masihkah labirin hatimu menyematkan kisah kemarin?
apa kabarmu disana?
kujumpai seulas senyummu di sudut ruang,
dan tatap sendumu di balik pintu,
Aku hanya bisa menghela napas …
ini adalah ketulusan yang tumbuh bersama deretan hari bersama masa ...
apa kabarmu ?
saat mentari memulai masa nya apakah kau telah terbangun?
untuk sgera menyucikan dirimu menghadap kepada Nya.
apa kabarmu disana ?
adakah yang menyiapkan sepinring santapan pagi untuk bekalmu mengarungi hari?
Apa kabarmu disana?
masihkah kau berdiri di tepian hari menungguku dengan pelukak hangatmu.
Apa kabarmu disana ?
masihkah kerasnya dunia mengiris lembut hatimu?
membuka kasih yang selalu terpancar dari tingkahmu. pada mereka yang terkurung nasib.
Adakah kali ini kau siap menghadapi meeka yang kau tentang selama ini?
atau kau tak lagi menjadi oposisi dari mereka.
Aku tau kau gusar dan malu,
kala kusanggah ucapan-ucapanmu itu….
Kau tau aku merindukanmu,
seperti tanah gersang merindukan rintik hujan,
seperti hujan merindukan sinar mentari…
ketika musim berganti, mentari tak setia menemani, dan rintik hujan selalu datang
tiba tiba mengguruh bumi.
kau selalu kalah oleh cuaca.
pada saat kemarau kumerinduimu…diantara derai hujanpun aku tetap merindukanmu…
pada pagiku tanpamu….pada siang tanpa genggam eratmu….
pada malam tanpa celoteh dan tatap dalammu….
mengapa tak memebri kabar padaku yang masih sendiri menunggumu?
mengapa tak kau titipkan rindu pada embun yang jatuh cinta pada matahari?
masihkah kau ceritakan pada mereka tentang kita?
masihkah labirin hatimu menyematkan kisah kemarin?
apa kabarmu disana?
Selasa, 20 Maret 2012
sosok dirimu
Tak pernah bisa selalu ku ingat kapan hari ulang tahunmu
,,, karena yang harus dan selalu bisa 'ku ingat adalah kali pertama 'ku bertemu denganmu
Tak pernah bisa 'ku ingat berapa genap usiamu sekarang
,,, karena yang 'ku ingat adalah berapa genap kenangan dan kebaikan yang telah terungkap ketika bersamamu
Tak pernah 'ku ingat kapan terakhir kita bermuram
,,, karena yang 'ku ingat adalah betapa seringnya kau tersenyum
jadilah wanita yang penuh dengan tutur kata halus dan laku sarat makna
jadilah wanita yang hidup dengan sinar kesederhanaan yang menyejukkan
jadilah wanita yang tak pernah takut dengan segala aral melintang
jadilah wanita yang memiliki segudang manfaat
Jangan biarkan dirimu menjadi objek kosong
Jangan biarkan air matamu jatuh untuk hal yang tak berguna
Jangan biarkan orang tuamu menangis karena kebodohan dan kebohongan yang kau buat
Tak perlu kau hiraukan hari esok jika itu sebagai penghalang masa depanmu, yang belum tentu jadi milikmu....
ingat lah kita masih punya masa lalu yang bisa kita dendangkan di hari kelak ...
Selamat berjuang,,,,,
Walau tak selamanya sempat teriringi dengan raga
,,, bahkan mungkin nanti tak sempat utk bertemu
Walau tak mampu tersokong dengan upayaku yang minim,,,
,,,, selamat menikmati kesempatan hidup yang masih diberi ^__^
,,, karena yang harus dan selalu bisa 'ku ingat adalah kali pertama 'ku bertemu denganmu
Tak pernah bisa 'ku ingat berapa genap usiamu sekarang
,,, karena yang 'ku ingat adalah berapa genap kenangan dan kebaikan yang telah terungkap ketika bersamamu
Tak pernah 'ku ingat kapan terakhir kita bermuram
,,, karena yang 'ku ingat adalah betapa seringnya kau tersenyum
jadilah wanita yang penuh dengan tutur kata halus dan laku sarat makna
jadilah wanita yang hidup dengan sinar kesederhanaan yang menyejukkan
jadilah wanita yang tak pernah takut dengan segala aral melintang
jadilah wanita yang memiliki segudang manfaat
Jangan biarkan dirimu menjadi objek kosong
Jangan biarkan air matamu jatuh untuk hal yang tak berguna
Jangan biarkan orang tuamu menangis karena kebodohan dan kebohongan yang kau buat
Tak perlu kau hiraukan hari esok jika itu sebagai penghalang masa depanmu, yang belum tentu jadi milikmu....
ingat lah kita masih punya masa lalu yang bisa kita dendangkan di hari kelak ...
Selamat berjuang,,,,,
Walau tak selamanya sempat teriringi dengan raga
,,, bahkan mungkin nanti tak sempat utk bertemu
Walau tak mampu tersokong dengan upayaku yang minim,,,
,,,, selamat menikmati kesempatan hidup yang masih diberi ^__^
Langganan:
Komentar (Atom)