Senin, 19 November 2012

kisah tentang mu .>>

Seorang Wanita Muda Yg 4 tahun Menjanda Bercerita Padaku.. malam Itu, aku Menginap Di Rumahnya... ------------------------------------------------------------>> itu Foto2 Pernikahanku...Tidak satupun dari wajah-wajah mereka yang hadir dipestaku tersaput mendung.. Penuh Senyum dan Rona Bahagia Seakan Ada harap Di Binar Mata Mereka,..Untukku jaga Bahagia Itu Selamanya. Tahun Berlalu Sekarang Setiap Malam aku tatapi Wajah-wajah Polos Yang Tertidur Lelap Tanpa Beban stelah lelah Seharian Bermain Tentu saja Mereka Tidak mengerti Tentang Luka Membeku Wanita Yg Tidur Ditengah2 Mereka Ini Hanya kami Beberapa Tahun Belakangan Ini..aku Lupa Tepatnya Berapa.. tanpa Laki-laki yg Dulu Disebut Suamiku...Dia Tlah Lama Pergi dan Punya Kehidupan sendiri, akupun Tak Bgtu Mngingatnya Lagi.. Dua Hari Dalam seminggu Mereka Bertukar Kabar Dengan Bapaknya Setiap hari Mereka Bertanya Padaku, Kapan Kepincangan Ini akan Berakhir?? aq menjawab...Entahlah.. Antara Tidak Yakin dan Gamang Tentang Masa Depan Dengan seorang laki-laki Baru Utk Hidup Bersama Kami Kadang aku mengasihani Diriku Sendiri, Kadang Aju Menertawakan Kebodohanku, Tak Jarang Aku menangisi Kesialanku Namun Tak Tergetar Hatiku Untuk Mahligai cinta Baru.. Ah Ini Hidup, Ini Pilihan..Lalu Knapa??? Untuk aku Dan 3 Orang anakku saja Tempat Tidur Ini Sudah penuh Sesak..bagaimana jika harus ditambah satu org lagi?? tentu kamar ini akan sangat sempit, Itu Pasti...!! Hidupku Memang Tak Mudah, Bahkan jauh Dari Mewah..Namun aku Masih Punya Gairah Esok saat matahari Menyala..aku akan melangkah Lagi dan Melupakan semua Cerita Kita Malam Ini...Ya Sudahlah..aku Mau Tidur -------------------------------------------------------------------------------------------- Dan subuh merenggut sadarnya dalam balur mimpi ah..entah dia masih punya mimpi atau tidak aq masih menatapnya..ada gurat tipis lelah disudut matanya Heyy ...4 Tahun Itu waktu yang lama nona !!! Trauma Apa Yg kau alami Hingga Hari Ini Kau Masih Sendiri??? Tentu Saja Teriakan Itu Hanya ku Jeritkan dalam Hati

Selasa, 28 Agustus 2012

Untukmu "WANITA"

untukmu "Wanita" Matahari… Itulah simbol yang kuberikan untukmu, wanita. Keberadaanmu sangat terasa dan membawa kehangatan di hati. Membawa keceriaan dan perlindungan. ** Mungkin kamu pernah mengalami situasi sulit. Atau mungkin kamu pernah mengalami kekecewaan. Mungkin juga sebuah keadaan memaksamu membuang impianmu. Tapi kamu tetap tegar dan memberikan senyum terbaikmu untuk semua orang. ** Kamulah matahari… Saat lemah kamu kuat, dan saat kuat kamu membakar luka. Kamulah wanita… Yang tertawa dan menangis dikala bahagia dan duka. ** Bertahan melewati hidup yang sukar, Berbahagia dan bangga saat berhasil melewati kesusahan. Kamu, wanita hebat… Kamu mahluk Tuhan yang sempurna di Bumi ini. ** Kamulah wanita yang seperti matahari. Selalu setia untuk menerangi. Menebar sinar memberi cahaya kehidupan. Berjalan dan berputar setia tak pernah ingkar. ** Kamulah wanita… perkasa. Wanita perkasa pemberi cahaya. Harapan dan asa di tengah kejamnya zaman. Menjadi nyata dengan kehangatan cahayamu.

Kamis, 09 Agustus 2012

terserah apa rindumu

Rangkaiannya sederhana, setelah kau coba derai jiwa dengan lintas-lintas asa. Sungguh sederhana bukan mencoba menguranginya sebait, hanya mengundangmu membakar arah yg terukir manis di tengah kisah. Sudah ku katakan meski hanya kata pesan, bahkan setelahnya tak terbalas bisu itu. Aku sedang menunggumu menjemputnya, menjemput waktu dalam rangkaian imajiku yg mulai berkarat. Ahh..disinilah tempatnya tempat kita mengukir, tempat kita mengukir kisah di kabut subuh. Setelah itu kita mencoba menerka-nerka di akhir Desember dengan sajak-sajak kesepian. Ini terasa sepi sekali, dan kenapa kau terlalu menyederhanakan kata? AKU RINDU itu pesanku. Masihkah kau menunggu ukiran selanjutnya? menebak siapa yg kalah dan siapa yg salah, yang salah waktu saat terlihat RINDU berwarna biru. TERSERAH APA RINDUMU..

Rabu, 08 Agustus 2012

rumput liar ....

kau seperti ilalang, Dimana pun kau berada,tak perlu air melimpah dan tak perlu dipupuk, sepanjang waktu kau akan tumbuh dan bertahan hidup. Kalau saja dia tahu kalau kau tidak setangguh yang dia kira Kalau saja dia bisa mengerti kalau kau tidaklah selalu setabah yang dia harapkan. karena kau sedang lelah karena kau hanya butuh usapan di bahumu karena kau hanya manusia biasa yang tidak tumbuh begitu saja seperti halnya ilalang... ilalang tumbuh dimana saja,di tempat buruk sekalipun Semakin diinjak ia akan semakin kuat Ilalang tidak pernah mengeluh,ia kuat diterpa angin maupun hujan sekalipun Ilalang tidak akan hilang dimakan jaman Walau hari berganti Minggu berlalu Bulan menghilang dan Tahun berselang Ia akan selalu ada disetiap rerumputan. seperti ilalang hanya merindu dan memandang purnama diatasnya yang tak mungkin direngkuh begitu pula dirimu hanya bisa bersyair dan berbisik tentang angan dan mimpi yang makin mengawang

SESAK TERHITUNG

Menatap lengang jalanan yang tak berdengung Membentang panjang begitu jauh tanpa lengkung Perlahan menyeret langkah dengan wajah murung Setengah fikir pun terhanyut maya, terus termenung Telah biasa tak berteman di remang tak berujung Hanya dengan rajutan mega hitam aku berpayung Mata tak mampu merekam mentari diantara mendung Bahagia tak lebih dari puing yang tak bisa di pulung Hampir kalah oleh sakit yang buat raga mematung Berhenti pada kegagalan menopang pijakan terhuyung Lalu, di sela kepayahan, Kau hadir kuatkan relung Menjadikan gurat di pipi kembali berhias lesung Lama sudah dalam kesepian dunia aku terpasung Terasing dari gelak tawa, pedih yang terus meraung Lirih dawai-Mu membisik damai di tiap denyut jantung Akhirnya pada pusaran kematian, seluruh duka ku larung Mulai ku pahami indah liku jalan-Mu tuk buat ku lebih ulung Menjejaki kehidupan dengan lajur keteguhan tiada terbendung Jika satu cinta dari sesama hamba di ambil dan kisahnya di gulung Jadi pengingat, rasa hati pada makhluk harusnya tak menggunung Pelan mengiring diri ini kembali pada kasih yang Maha Agung Percaya lagi bahwa wujud Cinta-Mu lah berlebih tak terhitung

Selasa, 29 Mei 2012

think of you ....

lama aku tak menulis.. menuai rasa menjadi kata, kalimat dan bait. (mungkin saja puisi atau sajak, atau apalah). jariku malu, bahasaku kaku, bibirku bergetar, tentu saja hati "berang"..!!! aku tau kau sepi dalam tatanan halaman duka yang masih berkecimpung. kau sepi, kau tak sendiri.

Senin, 09 April 2012

apa kabarmu >>> ???

Siang itu aku memasuki ruang hampa…yang kau tinggalkan,

kujumpai seulas senyummu di sudut ruang,

dan tatap sendumu di balik pintu,

Aku hanya bisa menghela napas …

ini adalah ketulusan yang tumbuh bersama deretan hari bersama masa ...

apa kabarmu ?

saat mentari memulai masa nya apakah kau telah terbangun?

untuk sgera menyucikan dirimu menghadap kepada Nya.

apa kabarmu disana ?

adakah yang menyiapkan sepinring santapan pagi untuk bekalmu mengarungi hari?

Apa kabarmu disana?

masihkah kau berdiri di tepian hari menungguku dengan pelukak hangatmu.

Apa kabarmu disana ?

masihkah kerasnya dunia mengiris lembut hatimu?

membuka kasih yang selalu terpancar dari tingkahmu. pada mereka yang terkurung nasib.

Adakah kali ini kau siap menghadapi meeka yang kau tentang selama ini?

atau kau tak lagi menjadi oposisi dari mereka.

Aku tau kau gusar dan malu,

kala kusanggah ucapan-ucapanmu itu….

Kau tau aku merindukanmu,

seperti tanah gersang merindukan rintik hujan,

seperti hujan merindukan sinar mentari…

ketika musim berganti, mentari tak setia menemani, dan rintik hujan selalu datang

tiba tiba mengguruh bumi.

kau selalu kalah oleh cuaca.

pada saat kemarau kumerinduimu…diantara derai hujanpun aku tetap merindukanmu…

pada pagiku tanpamu….pada siang tanpa genggam eratmu….

pada malam tanpa celoteh dan tatap dalammu….

mengapa tak memebri kabar padaku yang masih sendiri menunggumu?

mengapa tak kau titipkan rindu pada embun yang jatuh cinta pada matahari?

masihkah kau ceritakan pada mereka tentang kita?

masihkah labirin hatimu menyematkan kisah kemarin?

apa kabarmu disana?